5 Penghargaan Nominasi Film, Yang Akhirnya Diadakan Di Indonesia

The Act of Killing atau Jagal merupakan film terbaik Indonesia yang memicu perdebatan dari berbagai kalangan. Berlatar belakang tahun 1950an di Makassar, kehidupan seorang ibu muda bernama Athirah’s berubah ketika suaminya menikahi wanita lain. Hidup dalam masa yang memperbolehkan poligami memaksa Athirah untuk berjuang mempertahankan integritas keluarganya. Mangkujiwo masuk ke dalam dua nominasi di Festival Film Indonesia tahun ini. Mangkujiwo juga patut masuk ke dalam sederet film Indonesia terbaik 2020.

Akan tetapi di dalam kesuksesannya, ternyata Gambir mempunyai kisah mengerikan saat istrinya, Talyda menggugurkan kandungannya. Sederet film Indonesia seperti The Night Comes for Us , Aruna dan Lidahnya , Posesif , Love for Sale 2 , Cek Toko Sebelah , dan Surat dari Praha juga sudah tayang di Netflix. Kini, pecinta film Indonesia semakin mempunyai pilihan atas film lokal melalui sensasi dan pengalaman menonton yang setara dengan film Hollywood. Selaian 5 penghargaan yang diatas masih banyak lagi penghargaan yang ada di Indonesia untuk Film Indonesia.

Perry Warjiyo, Gubernur Bank Indonesia, menyampaikan bahwa hasil ini diraih berkat sinergi yang kuat antara pemerintah dan KSSK dalam menjaga ekonomi Indonesia. Sinergi, transformasi, dan inovasi adalah kunci untuk memperkuat ketahanan dan pertumbuhan ekonomi Indonesia. film yang dibintangi oleh Tara Basro dan Bront Palarae ini berfokus pada sebuah keluarga yang bernasib buruk, mereka mengalami berbagai peristiwa menyeramkan setelah kematian ibu mereka.

Rhoma Irama Dan Garin Nugroho, Kerja “iqra”dan “ijtihad” Di Madani Film Festival 2020

Sungguh seniman-seniman keren yang layak diganjar penghargaan,” tulis Ernest dalam akun Instagram-nya, dikutip Kompas.com, Senin (16/11/2020). Imperfect menggondol dua kemenangan di kategori Pemeran Utama Wanita Terpuji Film Bioskop untuk Jessica Mila dan Penata Musik Terpuji Bioskop untuk Ifa Fachir dan Dimas Wibisana. Pengakuan internasional ini sebagai apresiasi bagi Bank Indonesia, yang dinilai mampu menjaga stabilitas makroekonomi Indonesia di tengah kondisi ketidakpastian yang tinggi akibat pandemi #COVID19.

penghargaan film indonesia

Berlatar belakang tahun 1950-an di Makassar, kehidupan seorang ibu muda bernama Athirah berubah ketika suaminya menikahi wanita lain. Tentunya kalian sudah enggak asing dengan film yang sempat fenomenal pada 2013 ini. Film ini bercerita tentang enam orang sahabat yang mempunyai visi misi untuk mencapai puncak Mahameru. Berlatar tahun 1960-an, film ini mengisahkan seorang tentara asal Dukuh Paruk bernama Rasus yang bertemu dengan Sakum , seorang tunanetra yang memintanya untuk mencari seseorang bernama Srintil . Film tersebut bercerita tentang seorang laki-laki yang sedang berlibur dengan istri dan kedua anaknya di di sebuah hutan. Saat sampai di hutan, mereka dikejutkan dengan kedatangan seorang tamu yang enggak mereka undang. Kedua film yang dibintangi Iko Uwais dan Yayan Ruhian ini diputar di berbagai belahan dunia.

Tidak mengherankan, film ini memenangkan “Gambar Terbaik” dan “Aktris Terbaik” di Golden Globe 2018 dan lima nominasi untuk Oscar 2018. Film ini bercerita tentang keponakan miliarder terkaya di London, John Paul Getty, dengan pengalaman penculikan yang fenomenal. Tahun ini, berkat hasil yang cemerlang, film ini memiliki kesempatan untuk menghidupkan bioskop-bioskop Indonesia pada Januari 2018.

Film Indonesia Yang Hampir Masuk Nominasi Oscar

Era awal perfilman Indonesia ini diawali dengan berdirinya bioskop pertama di Indonesia pada 5 Desember 1900 di daerah Tanah Abang, Batavia dengan nama Gambar Idoep yang menayangkan berbagai film bisu. Adapun misi dari ITFF adalah untuk mempromosikan produksi film pariwisata dan merangsang agar film pariwisata semakin berkembang seiring tren perfilman dunia. Penghargaan tersebut untuk kategori Region Promotional Film dengan judul Danau Toba–The Biggest Caldera Lake in the World, dan kategori Eco-tourism Promotional Clip dengan judul Raja Ampat–The King of the Ocean.

  • Kedua film yang dibintangi Iko Uwais dan Yayan Ruhian ini diputar di berbagai belahan dunia.
  • Sejumlah kritikus dunia juga memberikan penilaian positif terhadap film ini.
  • Saat sampai di hutan, mereka dikejutkan dengan kedatangan seorang tamu yang enggak mereka undang.

Doakan saja semoga pandemi ini tidak menurunkan semangat kita untuk terus berkarya,” ungkapnya. “Ketiganya punya talenta, keinginan belajar, dan semangat kerjasama tim yang menggebu.

Tiara berhasil membawa pulang piala untuk kategori Best Asian New Artist Indonesia. Seperti diketahui, misi dari ITFF adalah untuk mempromosikan produksi film pariwisata dan merangsang agar film pariwisata semakin berkembang seiring tren perfilman dunia. Meski dilakukan secara streaming, namun kemeriahan tak lepas dari ajang penghargaan MAMA 2020 ini. Bahkan, beberapa musisi Tanah Air berhasil menyabet penghargaan di MAMA 2020. Tentu saja penghargaan yang didapatkan oleh musisi Indonesia ini juga turut membuat bangga masyarakat serta para penggemar. Film Kurung Manuk karya Sigit Pradityo berhasil menyabet 5 penghargaan di Amerika.

Bisnis.com, JAKARTA – Dua film pendek produksi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meraih penghargaan International Tourism Film Festival ke-16 pada 4 Mei 2020 di Bulgaria. Dua film pendek produksi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif meraih penghargaan International Tourism Film Festival ke-16 pada 4 Mei 2020 di Bulgaria. Tiara Andini meraih penghargaan untuk kategori Best Asian New Artist Indonesia di MAMA 2020. Seorang laki-laki itu harus berusaha jika ingin bertemu dengan keluarganya kembali. Film ini bercerita tentang pematung profesional bernama Gambir yang sering menggunakan tema seorang wanita hamil dalam karier seninya.

penghargaan film indonesia

Di luar Piala Oscar, Senyap juga berhasil melaju dalam sejumlah penghargaan, seperti Berlin International Film Festival, Busan International Film Festival, Spirits Award, dan tak kurang dari 70 penghargaan dunia lain. Mirror never Lies atau Laut Bercermin merupakan film yang disutradarai Kamila Andini. Film ini juga memenangkan Naskah Asli Terbaik dalam Festival Film Indonesia tahun 2001. Just say Lady Bird , yang cerita sederhananya adalah untuk memotret orang muda pada umumnya.

Sejumlah kritikus dunia juga memberikan penilaian positif terhadap film ini. Los Angeles Times, misalnya, menyebut bahwa film ini memiliki salah satu koreografi pertarungan terbaik di atas layar. Rumah Dara garapan Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel membuktikan kalau sineas Indonesia juga bisa membuat film slasher dengan serius indoxxi terbaru. Rumah Dara diputar di sejumlah festival dunia seperti Puchon International Fantastic Film Festival, Fantastic Fest di Amerika Serikat dan Fantastic Film Festival di Jerman. Film ini juga dirilis di pasar luar negeri seperti Amerika Serikat, Swedia, Prancis, Jepang, dan Belanda.

Saat film ini dibuat dan dirilis, negara Indonesia belum ada dan masih merupakan Hindia Belanda. Namun seiring perubahan zaman, Indonesia terus maju dan berkembang dalam menghasilkan karya-karya terbaik dalam bidang film. Dalam beberapa tahun belakang Industri perfilman di Indonesia memang dapat dikatakan membanggakan. Hari Film Nasional juga diperingati tiap tanggal 30 maret karena saat itu juga film Darah dan Doa diproduksi oleh perusahaan Indonesia.

5 Penghargaan Nominasi Film, Yang Akhirnya Diadakan Di Indonesia

Galería de imágenes / Image gallery

Haga clic en la fotografía para agrandar o descárgela directamente: